Biologi

Pertanyaan

Bagaimana cara kerja seng (zinc) dalam menjaga imun tubuh?

2 Jawaban

  • Seng memiliki peran penting dalam produksi serta menjaga fungsi hampir 300 jenis enzim dalam tubuh. Enzim mereupakan senyawa kimia yang bertindak sebagai katalis dalam mendukung metabolisme tubuh.


    Seng juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya kanker prostat. Ia bertindak sebagai agen pelindung dan melindungi sel-sel prostat dari peradangan dan kerusakan sel sehingga mencegah terjadinya penyakit kanker tersebut. Selain itu, ia juga membantu dalam menyeimbangkan fungsi beberapa hormon dalam tubuh. Ia memainkan peran penting dalam menjaga kadar estrogen dan progesteron pada wanita, serta hormon testosteron pada pria, kesehatan reproduksi tetap terjaga.
  • PERAN MIKRONUTRIEN(VITAMIN A DAN ZINC) TERHADAP SISTEM IMUN

     A.   LATAR BELAKANG

    Vitamin adalah komponen organik yang diperlukan dalam jumlah kecil, namun sangat penting untuk reaksi-reaksi metabolik di dalam sel, serta diperlukan untuk pertumbuhan normal dan pemeliharaan kesehatan. Beberapa vitamin berfungsi sebagai koenzim yang bertanggung jawab terhadap berlangsungnya reaksi-reaksi kimia yang esensial. Sebagian besar koenzim terdapat dalam bentuk apoenzim, yaitu vitamin yang terikat dengan protein (Almatsier 2006; Piliang 2006).

    Zat gizi mikro, baik vitamin maupun mineral diperlukan oleh tubuh dalam jumlah terbatas, namun mempunyai peranan yang sangat penting. Kekurangan zat gizi mikro pada tingkat ringan sekalipun, dapat mempengaruhi kemampuan belajar, mengganggu produktivitas kerja, dan kualitas sumber daya manusia (World Bank 2006). Vitamin dan mineral mempunyai fungsi membantu kerja berbagai jenis enzim, di samping itu juga sebagai antioksidan yang berkaitan erat dengan fungsi sistem kekebalan (imunitas) tubuh. (Wintegrest et al. 2007).

    Sistem imunitas/kekebalan tubuh memerlukan zat gizi antioksidan antara lain untuk memproduksi dan menjaga keseimbangan sel imun (hematopoises), melindungi membran sel dari SOR ( vitamin dan mineral sebagai antioksidan), untuk melawan mikroorganisme penyebab penyakit (imunitas bawaan/innate dan dapatan/adaptive). Tubuh memerlukan vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup agar sistem imun dapat berfungsi secara optimal. Vitamin dan mineral tertentu seperti vitamin A, vitamin E, vitamin C, vitamin B6, vitamin B12, zinc, selenium dan zat besi mempunyai peranan dalam respon imun. Zat gizi tersebut membantu pertahanan tubuh pada tiga level yaitu pertahanan fisik (kulit/mukosa), seluler dan produksi antibodi. Oleh karena itu kombinasi vitamin dan mineral dapat membantu sistem perlindungan tubuh bekerja dengan optimal (Wintergerst et al. 2007).

    Vitamin A dan zinc adalah zat gizi mikro berperan penting dalam fungsi sistem imunitas bawaan (Innate immunity) maupun perolehan (adaptive immunity) dan mempertahankan integritas sel mukosa, juga diperlukan dalam ekspresi gen di selular baik di level transkripsi maupun translasi. Untuk mobilisasi  kedua zat gizi mikro memerlukan karier berupa protein  transporter  (retinol binding protein dan metallothionine atau albumin) untuk mengikat dan memindahkan ke jaringan target perifer (Berdanier C.D et al. 2009).


Pertanyaan Lainnya