B. Daerah

Pertanyaan

Pengen minta contoh sajak bahasa sunda tapi buatan sendiri tentang alam ya, tolong dibantu jangan dr internet?Jangan nyolong diinternet ya plis soalnya ketauan:(

1 Jawaban

  • Dalam sastra Sunda, terdapat pro dan kontra saat menyambut awal kemunculan sajak, kira-kira tidak lama setelah kemerdekaan Indonesia. Pro dan kontra tersebut salah satunya disebabkan karena sajak termasuk bentuk puisi yang tidak terikat dengan aturan seperti yang ada pada pupuh yang sangat dikenal dalam sastra Sunda bentuk puisi.

    Aturan yang ada pada pupuh tersebut dalam bahasa Sunda disebut guru lagu dan guru wilangan. Guru lagu adalah aturan yang terkait dengan suara suku kata yang ada dalam puisi, sedangkan guru wilangan adalah aturan terkait dengan banyaknya suku kata dalam setiap baris dan banyaknya baris dalam setiap bait bentuk puisi.

    Padahal dalam sastra Sunda sendiri, sebelum munculnya sajak, telah ada rangkaian kata bentuk puisi yang tidak terikat oleh guru lagu dan guru wilangan, yaitu seperti kawih dan kakawihan. Setelah melalui pro dan kontra, pada akhirnya, sajak dapat diterima secara baik dan dapat berkembang dalam sastra Sunda.

    Meskipun sajak tidak terikat guru lagu dan guru wilangan, dalam pembuatannya terdapat beberapa unsur yang perlu diperhatikan. Unsur-unsur tersebut juga dapat dilihat sebagai urutan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membuat sebuah sajak.

    Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam membuat sajak, langkah yang pertama tentukan tema sajak, apakah temanya berupa tema alam, tema cinta, tema keagamaan, tema pelajaran dan sebagainya, langkah yang kedua tentukan suasananya, langkah yang ketiga gunakan imaji, langkah yang keempat gunakan simbol, dan langkah yang terakhir adalah merangkai kata-kata yang tepat dan menarik, seperti menggunakan gaya bahasa.

    Di bawah ini adalah contoh sajak dalam bahasa Sunda dengan tema alam :

    Basisir Batu Karas

    Harita teh wanci sore
    kuring nepi ka basisir
    basisir anu jempling
    henteu siga tisasari

    Kitu oge dina wanci peuting
    ngahiliwirna angin basisir
    nambah kana sepina peuting
    tapi hate asa tengtrem

    Kitu deui dina wanci isuk
    panon poe mimiti nembongan
    ka basisir anu kacida endah
    jempling endah matak wararaas

    Sihoreng ceunah kitu ayana
    sapopoe basisir teh jempling
    jempling nu nengtremkeun hate
    ku endahna basisir Batu Karas 

Pertanyaan Lainnya