Sejarah

Pertanyaan

dimanakah kebudayaan zaman mesolitikum diasia berada

2 Jawaban

  • 1925, Dr. P.V. van Stein Callenfels meneliti kjokkenmodinger. Hasilnya ditenukan kapak genggam (pebble) dan kapak pendek (hache courte) karena ditemukan di Sumatra maka disebut juga sumatralith
    1928-1931, Van Stein Caffenfels melakukan penelitian di Gua Lawa (Ponorogo) dan ditemukan mata panaj, flakes, batu penggilibngan, dan kapak batu yg sdh diasah satu sisinya namun blm sempurna serta alat2 dr tulang dan tanduk rusa. Ini dilakukan pula oleh van Heekern.
    Peninggalan sejarah zaman mesolitikum berupa flakes di Timor dan Rote oleh Alfred Buhler. Selain itu, juga di sekitar Bandung, Padalarang, Bandung Utara, Cicalengka, Banjaran dan soreang sama barat cililin oleh Von Koenigswald. Juga di Gua Leang Patta E di toala (sulsel) oleh van stein caffenfels

    semoga membantu^^
  • Pusat kebudayaan zaman mesolitikum di Asia berada di dua tempat, yaitu di Bacson dan Hoabinh. Kedua tempat tersebut berada di wilayah Tonkin di Nidocina (Vietnam). Istilan Bacson-Hoabinh pertama kalai diguanakan oleh arkeolog Prancis yang bernama Madeleine Colani pada tahun 1920-an. Nama tersebut digunakan untuk menunjukkan suatu temapt pembuatan alat-alat batu yang khas dengan ciri dipangkas pada satu atau dua sisi permukaannya.Daerah penemuan peninggalan kebudayaan Bacson-Hoabinh yaitu di seluruh wilayah Asia Tenggara, hingga Myanmar (Burma) di barat dan ke utara hingga provinsi-provinsi selatan dari kurun waktu antara 18.000 hingga 3.000 tahun yang lalu. Namun, pembuatan kebudayaan Bacson-Hoabinh terus berlangsung di beberapa kawasan sampa masa yang lebih baru.penemuan alat-alat dari batu paling banyak ditemukan dalam penggalian di pegunungan batu kapur di daerah Vietnam bagian utara, yaitu daerah Bacson, pegunungan Hoabinh. Di samping alat-alat dari batu juga ditemukan alat-alat serpih, batu giling dari berbagai ukuran, alat-alat dari tulang dan sisa tulang-belulang manusia yang di kuburkan dalam posisi terlipat yang ditaburi zat warna merah.Di Indonesia, alat-alat batu dar kebudayaan Bacson-Hoabinh ditemukan di daerah Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi sampai ke Papua. Di Sumatra, alat-alat dari batu yang sejenis dengan kebudayaan tersebut ditemukan di Lhokseumawe dan Medan.
    Semoga bermanfaat

Pertanyaan Lainnya