tata nama senyawa kompleks berikut adalah . . . K [PtCl3 (C2H2)]. H20
Pertanyaan
K [PtCl3 (C2H2)]. H20
1 Jawaban
-
1. Jawaban claramatika
Tata Nama Senyawa Kompleks mengikuti aturan IUPAC. Terdiri dari jumlah dan nama ligan dan nama atom pusat berupa logam unsur transisi.Nama senyawa kompleks diatas adalah kalium monoaquomonoasetilenatrikloro platinat(III)
Pembahasan
Ion Kompleks adalah ion yang terdiri dari unsur logam transisi sebagai atom pusat dan ligan. Unsur logam transisi berfungsi menerima pasangan elektron untuk berikatan. Ligan berperan sebagai donor pasangan elektron. Antara atom pusat dan ligan terjadi ikatan kovalen koordinasi. Jumlah ligan yang terikat pada atom pusat disebut bilangan koordinasi.
Tata Nama Senyawa Kompleks
Penamaan senyawa kompleks berdasarkan aturan IUPAC sebagai berikut :
1. Nama kation(ion positif) disebut lebih dahulu diikuti dengan nama ion negatif seperti penamaan senyawa ion.
2. Pada ion kompleks, urutan penyebutan adalah : jumlah ligan – nama ligan – nama atom pusat (tergantung muatannya)- bilangan oksidasi atom pusat. Untuk nama atom pusat bila ion kompleks bermuatan positif : nama logam atom pusat dalam bahasa Indonesia sedangkan ion kompleks bermuatan negatif : nama logam dalam bahasa Latin diberi tambahan “at “
Contoh : Fe : besi (bahasa Indonesia), dalam bahasa Latin : ferrat
3.Jumlah ligan disebut dalam bahasa latin
1 = Mono 4 = tetra
2 = di 5 = penta
3 = tri 6 = heksa
4.Nama Ligan diakhiri dengan akhiran “o”
Ligan terdiri dari atom yang netral dan spesi bermuatan negatif
Ligan yang netral dan namanya
NH₃ : amin
H₂O : aquo
Ligan yang bermuatan negatif dan nama ligan
F⁻ : Fluoro CN⁻ : siano
Cl⁻ : kloro NO₂⁻ : nitrito
Br⁻ : Bromo C₂O₄²⁻ : oksalato
I ⁻ : Iodo C₂H₂ : asetilena
5.Jika ligan lebih dari satu maka urutan penyebutannya sesuai dengan abjad nama depan dari ligan
Nah pada kasus soal diatas
K [PtCl₃ (C₂H₂) H₂O ] bila diionkan akan menjadi K⁺ + [PtCl₃ (C₂H₂)H₂O] ⁻ karena ion kompleks bermuatan negatif maka nama Pt disebutkan dalam bahasa latin ditambah at yaitu Platinat.Untuk menghitung bilangan oksidasi logam Pt :
Cl bermuatan -1 , H₂O bersifat netral= bermuatan 0, C₂H₂ tidak bermuatan = netral
Maka biloks Pt dapat dihitung dengan cara sebagai berikut
biloks Pt +3xbiloks Cl + biloks C ₂H₂+ biloks H₂O = muatan ion kompleks
Biloks Pt + 3(-1) + 0 + 0 = -1
Biloks Pt = + 3
Nama ligan Cl = kloro, jumlahnya 3 jadi trikloro
Nama ligan C₂H₂ = asetilena jumlahnya 1 jadi monoasetilena
Nama ligan H₂O = aquo jumlahnya satu jadi monoaquo
Nama senyawa kompleks : kalium monoaquomonoasetilenatrikloro platinat(III)
Pelajari lebih lanjut
1. Sifat unsur transisi : https://brainly.co.id/tugas/20051614
2. Unsur transisi berwarna : https://brainly.co.id/tugas/4666523
3. Sifat unsur transisi : https://brainly.co.id/tugas/18910942
Detil jawaban
Kelas : XII
Mapel : Kimia
Bab : Kimia Unsur
Kode : 12.7.3
Kata kunci : nama senyawa kompleks, ligan