IPS

Pertanyaan

Apa yg dimaksud dengan kecerdasan emosional (EQ) dan tolong jelaskan mengapa EQ lebih penting daripada IQ... tolong ya jelasin

2 Jawaban

  • - Kecerdasan emosional ( EQ ) adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain disekitarnya.
    ?: mengapa EQ lebih penting daripada IQ ?
    = banyak yang berpendapat bahwa IQ merupakan faktor menuju kesuksesan, namun para psikolog sepakat bahwa IQ hanya berpengaruh 20 persen saja, sedangkan EQ berpengaruh 80 persen, sisanya sebagai faktor yang lebih menentukan kesuksesan seseorang.
    Jadi IQ tidak terlalu berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang.
    >> Hal itu dikarenakan oleh EQ adalah kecerdasan dalam mengontrol emosi seseorang. Mental seseorang dalam mengontrol emosi sangatlah dibutuhkan untuk menggapai kesuksesan.
  • Intelligence Quotient atau yang biasa disebut dengan IQ merupakan suatu indikator kecerdasan intelektual, kemampuan menganilisis, atau logika seseorang. IQ ini memiliki keterkaitan dengan keterampilan berkomunikasi, respon atau tanggapan mengenai hal-hal yang ada di sekitarnya, serta kemampuan mempelajari materi-materi bilangan seperti matematika. IQ ini sudah dimiliki seseorang sejak lahir. Tingkatannya pun berbeda-beda. Dimulai dari tahapan terendah yaitu idiot sampai tahapan tertingginya yaitu genius. Tingkatan-tingkatan tersebut dibedakan berdasarkan nilai yang diperoleh dari tes yang sebelumnya telah dilakukan. Emotional Quotient atau bisa juga disebut EQ adalah keahlian seseorang untuk berkomunikasi dalam dua sudut pandang yang berbeda. Kedua sudut pandang tersebut antara lain interpersonal (berarah ke dalam) dan personal (berarah ke luar). Interpersonal merupakan keahlian dalam menerima, memahami, menghargai, menghormati, mempercayai, mempengaruhi, dan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial bersama orang lain. Sedangkan personal merupakan pandangan seseorang terhadap dirinya sendiri, seperti halnya kesadaran diri (self awareness), penerimaan diri (self acceptance), menghargai diri sendiri (self respect), penguasaan diri (self mastery), dan lain sebagainya. Berbeda dengan IQ, EQ bukanlah kelebihan yang sudah dimiliki sejak lahir. Tingginya EQ seseorang bisa terus dikembangkan dengan banyak melatih mengontrol emosi dalam segala hal. Misalnya, belajar memahami karakter orang lain, menjadi pribadi yang lebih sabar, dan lain sebagainya.Para psikolog sepakat bahwa IQ hanya berpresantase 20 % saja dalam menentukan kesuksesan seseorang. Sedangkan EQ berpresantase 80 % sisanya sebagai faktor yang lebih menentukan kesuksesan seseorang. Dari kedua pernyataan tersebut, bisa disimpulkan bahwa kesuksesan seseorang tidak akan terbebani dengan rendahnya tingkatan IQ yang dimiliki seseorang. Justru EQ lah yang lebih berpotensi sebagai penentu kesuksesan seseorang.  Hal itu dikarenakan EQ adalah kecerdasan dalam mengontrol emosi seseorang. Mental seseorang dalam mengontrol emosi sangatlah dibutuhkan untuk menggapai kesuksesan. Misal, ketika seseorang yang memiliki IQ 130 tidak mampu mengenali emosi diri, mengontrol emosi, memotivasi diri, memahami karakter orang lain, atau menjalin relasi dengan orang lain, maka kecerdasan intelektualnya akan sia-sia saja.
    Semoga bermanfaat



Pertanyaan Lainnya